Senin, 01 Oktober 2012

Komunikasi Data


Komunikasi data merupakan proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet. Komunikasi data adalah bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi di antara komputer-komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital.

Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
1. Melalui Infrastruktur Terestrial
Yaitu menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
2. Melalui Satelit
Yaitu menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.

Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektro-optik dari titik ke titik yang lain.
Sistem komunikasi data adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program, mengakses basis data, melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehingga semua fasilitas berada pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi yang terpisah. 

Tujuan Komunikasi Data
Mengirim data dalam jumlah besar dan waktu yang singkat dengan cara yang efisien dan ekonomis dari suatu tempat ke tempat lain tanpa ada kesalahan.

Keuntungan Komunikasi Data 
  1. Memungkinkan penggunaan komputer atau terminal secara terpusat maupun tersebar sehingga mendukung menajemen dalam hal kontrol. 
  2. Mempermudah kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem Komputer. 
  3. Mengurangi waktu untuk pengolahan data 
  4. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan) 
  5. Mempercepat penyebaran informasi

 Komponen Komunikasi Data 
  1. Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data. 
  2. Penerima, adalah piranti yang menerima data.
  3. Data, adalah informasi yang akan dipindahkan. 
  4. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data. 
  5. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali.
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).

Fungsi protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar.
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut. 
  1. Application Layer
  2. Presentation Layer
  3. Session Layer
  4. Transport Layer
  5. Network Layer
  6. Data-link Layer
  7. Physical Layer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar